Jumat, 29 Maret 2013
Cerita Sepanjang Musim
Judul: Cerita Sepanjang Musim
Penulis: Lucy M. Montgomery
Penerjemah: Perwira Leo
Penyunting: Wendratama
Perancang Sampul: Windu
Pemeriksa Aksara: Pritameani
Penata Aksara: Beni
Ilustrasi Isi: Wilsa Pratiwi
Cetakan I: Juli 2010
Penerbit: Bentang
Ketebalan: x + 310 hlm
ISBN: 978-602-8811-07-1
Malam itu saya
lagi jalan-jalan ke pameran STQ Nasional XXI di Banjarmasin dan
kebetulan melihat ada stand Mizan. Naluri berburu buku saya langsung
mengarahkan kaki saya kesana. Setelah masuk di stand saya langsung
melihat-lihat koleksi novel yang ditawarkan. Mata saya langsung melihat
sampul buku yang menarik, dihiasi 4 orang gadis dengan latar belakang
salju saya tertarik untuk melihatnya. Ternyata itu salah satu cerita
klasik dan saya memang penggemar novel-novel klasik. Akhirnya dengan
mulus buku itu menjadi milik saya (lumayan dapat diskon gede, hehe)
Novel ini
berjudul “Cerita Sepanjang Musim” kalau judul aslinya “The Golden Road”.
Ceritanya tentang persahabatan dirumah keluarga besar King. Tokoh
utamanya (mungkin) adalah Gadis Dongeng-nama aslinya adalah Sara
Stanley- yang disepanjang novel selalu memikat teman-temannya dengan
kisah-kisah yang diceritakannya secara menakjubkan. Ceritanya dituturkan
dari sudut pandang seorang anak laki-laki bernama Beverly King. Mereka
hidup dirumah keluarga King yang damai dan selalu menikmati hari-hari
mereka menemukan hal-hal yang baru dan menyenangkan.
Cerita dimulai
ketika musim salju di bulan Nopember. Saat itu Bev mengusulkan untuk
membuat koran bersama teman-temannya; Felicity King, Cecily King, Dan
King, Felix King dan Peter Craig, dengan senang hati mereka menyetujui
usulan tersebut. Maka masing-masing mendapatkan tugasnya sebagai
subeditor yang mengasuh satu rubrik untuk koran mereka; ditambah Sara
Ray yang saat itu tidak hadir, karena memang banyak yang lupa dengannya,
dia dijadikan sebagai manajer periklanan. Maka koran mereka diresmikan
akan terbit sebulan sekali.
Mereka sangat
menikmati pembuatan koran mereka. Koran tersebut biasanya berisi
masalah, kejadian dan hal-hal yang ada terjadi disekitar mereka selama
sebulan itu.
Banyak cerita
yang terjadi. Diawali dari musim dingin saat natal dan tahun baru.
Ketika mereka merencanakan membuat resolusi tahun baru. Saat mereka
terjebak ditengah badai dan terpaksa berteduh ditempat Peg Bowen yang
disebut-sebut orang adalah seorang “penyihir”. Ada juga cerita tentang
kunjungan Nenek Eliza yang berakhir dengan sangat menakjubkan. Cerita
tentang musim semi ketika kucing kesayangan mereka Paddy menghilang dan
tentang kekuatan tulang permohonan yang diberikan Peg Bowen kepada
mereka. Dan banyak lagi cerita-cerita seru yang terjadi dikehidupan
mereka. Dari yang menyenangkan, menakjubkan, menakutkan, menyedihkan,
menggembirakan dan sebagainya yang membuat novel ini tidak membosankan.
Setting klasik
yang membuat cerita ini begitu menghibur sangat cocok buat para pencinta
novel klasik. Ada cerita tentang pernikahan-pernikahan pada zaman itu
dan cerita tentang keindahan-keindahan alam pada zaman itu semua ditulis
dengan sangat baik dan membuat kita merasa berada disana.
Selain
cerita-cerita yang mereka alami sehari-hari, mereka juga selalu
mendengar kisah-kisah yang menakjubkan dari Gadis Dongeng. Mereka sangat
menikmati waktu-waktu bersama mereka. Pokoknya semua cerita yang
disajikan sangat mengayikkan dan membuat kita gak akan lelah dan bosan
buat membacanya.
Selain itu
banyak quote-quote yang bagus dan indah bertaburan disetiap halaman.
Kita akan selalu merasa terhibur membaca novel ini. Semua cerita
disajikan secara manis oleh penulis dan juga berkat terjemahan yang
bagus (walaupun kadang ada kata-kata yang salah tulis, sedikit aja sih,
tapi masih bisa dipahami, hehe).
Sayangnya, saya
gak tahu bahwa ini adalah seri kedua dari novel sebelumnya (The Story
Girl). Tapi, tetap bisa nyambung kok. Jadi kalo nggak baca seri pertama
tetap bisa menikmati novel ini secara maksimal. (walaupun kesal juga sih
gak tau ada seri pertamanya, he).
Jadi, selamat
menikmati cerita-cerita indah yang ada di novel “Cerita Sepanjang Musim”
cerita dari musim salju yang dingin dan berakhir di musim gugur dibulan
oktober yang menyimpan seluruh kenangan masa anak-anak yang indah.
Happy reading :D
0 komentar:
Posting Komentar